Jumat, 15 Desember 2017

SWIFT DI TOLAK BANK PENERIMA ???? KENAPA !!!


Didalam kancah dunia pendekar keuangan, SWIFT seolah-olah pekerjaan yang mudah dan bisa begitu saja untuk dapat melaksanakan transaksi keuangan  dalam ratusan juta Dollar bahkan Milyaran Dollar. Tetapi kenyataannya selalu gagal dan gagal, yang ada malah uang habis tanpa terasa. Atas dasar curhatan para korban, maka saya mencoba menjelaskan sekemampuan yang saya tahu. Mari ikuti uraian saya dengan seksama.

Dalam transaksi keuangan antar Bank, maka pengiriman pesan SWIFT memerlukan system pengamanan yang dimulai dari pembuatan pesan, pengiriman pesan, penerimaan pesan sampai kepada penyimpanan pesan atau berita, hal ini sangat diperlukan untuk menjaga dari segala hal kemungkinan yang bisa terjadi yang tidak diharapkan seperti hal-hal dibawah ini :
1.  Isi pesan hilang, Cacat, keterlambatan atau salah penyampaian
2.  Kerahasiaan daripada pesan hilang
3. Terjadi pemalsuan pesan  atau di akses dengan secara tidak Syah

PENGAMANAN PESAN ANTAR BANK

Pengamanan SWIFT bukan hanya oleh para petugas intern lembaga saja, melainkan Bank Anggota (member SWIFT) antar Bank anggota SWIFT juga melakukan pengaman melalui beberapa jenis CARA :

1.   SWIFT Authenticator Key (SAK)
Adalah pertukaran Authenticator Key untuk operasional SWIFT diantara para koresponden (layaknya Test Key) yang dapatdi input kepada system untuk kategori pesan tertentu

2.    Bilateral Key Exchange (BKE)

Adalah pertukaran Test Key antara Dua anggota SWIFT melalui system yang berlaku dan hanya untuk Dua Bank tersebut dalam pertukaran pesan, terutama pesan Financial. jika diantara anggota SWIFT ada yang mengirim pesan Financial kepada anggota lainnya, namun diantara keduanya belum melakukan perjanjian BKE, maka pesan tersebut tidak akan diteruskan oleh SWIFT.  Nah ! ini dia biangkerok kegagalan para pendekar, diakibatkan mimpi yang besar akan tetapi kurang pengetahuan, akhirnya dikerjain oleh oknum, jadi untuk selanjutnya, jika anda akan melaksanakan transaksi, harus dipastikan dulu bahwa kedua Bank pelaksana mempunyai perjanjian BKE dengan kata awamnya mempunyai hubungan kerja atau KORESPONDEN !  Ingat bahwa para pejabat SWIFT mempunyai keahlian khusus sesuai fungsi tugasnya masing-masing, hal tersebut adalah untuk mencegah pembobolan bagi para Anggotanya.

3.  Kepastian atas pesan SWIFT yang dikirim akan muncul respon KODE :

3.1.Positive Acknowledgement (ACK) yang meng-indikasikan bahwa pesan telah berhasil   diteruskan kepada Bank penerima (receiver) Artinya kalau anda menerima pesan SWIFT MT.760 atau MT.103 ada tertera Code ACK, maka itu benar !
3.2.Negative Acknowledgement (NAK) yang meng-indikasikan bahwa pesan ditolak atau di kembalikan ke Bank pengirim pesan (Sender Bank), Jika terjadi hal demikian maka harus dikoreksi (Amendment) atau dikirim ulang kembali. Artinya kalau anda menerima pesan SWIFT MT.760 atau MT.103 ada tertera Code NAK, maka itu ada kesalahan ! kalo tanpa kode ya artinya anda tahu sendiri ?

IDENTIFIKASI BANK

Pengamanan system SWIFT juga berlanjut ke Level yang lebih Independen pada Bank-Bank Anggota SWIFT. Tiap Bank anggota SWIFT mempunyai Code Identifikasi sendiri yang dinamakan Bank Identifier Code (BIC) atau yang lebih sering disebut dan di kenal dengan sebutan Code SWIFT. Contoh BIC atau SWIFT Code untuk Bank Mandiri BMRIIDJA

Code tersebut digunakan untuk transaksi-transaksi keuangan maupun non keuangan, sebagai contoh seperti : Pengiriman Valas memakai MT.103 atau Pengiriman BG, SBLC, memakai MT.760 mapun dipakai untuk Koresponden. Demikian semoga ada manfaatnya bagi para pembaca semua, ajaklah teman-teman anda untuk jadi member di blog saya, mari kita sama-sama perangi para penjahat perbankan

Belajar tentang MT 103 DAN MT 199

MENGENAL MT.103 DAN MT. 199

SWIFT adalah, jaringan telekomunikasi Swasta yang pelanggannya adalah bank, bank dagang, sekuritas serta lembaga keuangan yang berkualitas, dimana Bank akan mengirim pesan ke satu sama lainnya, Di dalam sistem SWIFT, digunakan format yang dikenal sebagai MTs (MessageType) yang diberi nomor Code mulai dari MT.100 sampai dengan MT.999, dimana masing-masing untuk tujuan yang berbeda.
Pada akhir 2002 Pihak berwenang telah memutuskan, bahwa dalam tahun 2003 Swift MT. 799 tidak boleh digunakan lagi dan harus diganti dengan format yang ditentukan seperti MT 103/23 atau MT 543. • Alasannya adalah bahwa MT. 799 adalah pesan teks yang bebas dari seri 700 Swift dan dengan sedikit perubahan kata yang berbeda ada beberapa pembatasan, seperti pengalihan gratis, misalnya bisa saja dielakkan. Selanjutnya otoritas menginginkan bahwa bank-bank dan cabang mereka aktif berpartisipasi dalam bisnis ini dan harus dipastikan bahwa petugas bank (operator) dan departemen Swift benar-benar terlatih.
Jadi intinya kondisi free-advise dapat ditulis oleh semua orang, sedangkan untuk menerbitkan dan mengirimkan 103/23 MT atau MT 543 memerlukan pelatihan khusus dan mahal di akademi Swift bagi setiap pegawai atau pejabat bank. Dengan cara ini, bank anggota SWIFT dapat mengendalikan daripada konstruksi system keuangannya oleh bankir berkualitas yang dapat meng-eksekusi menghindari korupsi di dalam banknya.


MT.199 Adalah sebagai pesan status untuk melaporkan alasan, Atau sebuah instruksi transaksi yang tidak wajib dilaksanakan atau bisa juga disebut sebagai pesan untuk menolak transaksi. Dengan kata lain untuk saling confirmasi sebuah transaksi.

MT103 adalah format bank yang digunakan saat mereka menjalankan apa yang dikenal orang awam sebagai wire transfer, telegrapic transfer, transfer dana, transfer atau transfer SWIFT.

Jadi contohnya begini :
Misalkan si Y memiliki rekening di Bank A dan dia harus mentransfer uangnya ke rekening si X di Bank B di negara berbeda. Lalu Si Y pergi ke Bank A, mengisi formulir pengiriman uang dengan yang semua khusus. Kemudian Bank A men-debit rekening si Y dan mengirimkan MT.103 SWIFT kepada Bank B. Kemudian Bank B men-debet rekening Bank A dan kredit Si X dan si X dinyatakan telah menerima kredit. Itu yang dimaksud MT.103. Tidak ada yang tidak bekerja di ruang teleks bank dan perlu diketahui bahwa MT103 mengirim dana tanpa syarat  yang akan dikreditkan ke penerima.

MT.103 adalah, pasti diotentikasi, transfer dana tanpa syarat. Pada contoh di atas Bank B harus kredit rekening X, tidak lebih tidak kurang. Tidak ada hal seperti MT103 Bersyarat.
Jadi MT103 adalah merupakan intervensi manual langsung melalui mekanisme yang  prosesnya memerlukan sedikit waktu, kecuali dalam tugas-tugas sederhana seperti di atas.

"Field 23 – Kode Instruksi " adalah peng-kondisian bank penerima (atas permintaan pengirim) menempatkan dalam sebuah kode yang menginstruksikan bank penerima  berkaitan dengan hal-hal yang akan mempengaruhi pembayaran, seperti "Credit Account bawah Saran", "Telepon penerima pada penerimaan" , dan sejenisnya.

Anda tidak dapat mengirim MT103 dengan ketentuan bahwa bank penerima itu harus menerima, dokumen-dokumen tertentu, sebelum mengkredit rekening. Permintaan semacam itu akan ditolak oleh bank penerima, dan jika dikirim dengan Bidang 23 (yang memungkinkan untuk hanya beberapa kode standart) akan ditolak dan diabaikan oleh bank penerima karena itu  akan mengkredit account si penerima itu pula.
Transaksi ini biasanya melibatkan pertukaran uang atas dokumen untuk penagihan piutang dalam kredit dokumenter (D / A, D / P dll) dan diproses dengan cara lain, atau di bawah Documentary Letter of Credit. Jadi pesan  SWIFT itu berbeda dan spesifik, dan ini dirancang untuk mengatasi adanya perbedaan peraturan yang berlaku di Negara yang berbeda dan Bank yang berbeda.

FREE-ADVISE (PRA SARAN ) MT.103 ?
Apakah pernah mendengar tentang fitur di SWIFT MT.103 yang dapat membuat- Pra saran, atau yang memungkinkan untuk Pra Saran, guna menunda transfer dana, atas peristiwa tertentu atau kondisi yang harus dipenuhi, meskipun dalam MT.103 itu bisa mencakup bidang (bidang ini jelas bukan Field 23) yang dapat berisi hingga 9000 karakter, dimana pelanggan satu ingin memberi pesan mungkin ingin menyampaikan ke pelanggan penerima dalam format lain yang terstruktur, seperti EDIFACT atau ANSI. Dan itu tidak berarti dana tidak ditransfer - pada saat pesan dikirim, yang 'langsung-harus di proses' dari bank menerima MT.103 menjadi kredit rekening penerima.

MT.103 KODE
Instruksi harus berisi salah satu kode berikut (kode Error (s): T47):
SDVA maksudnya : Pembayaran harus dilaksanakan dengan nilai hari yang sama ke penerima.
INTC maksudnya : Pembayaran adalah pembayaran intra-perusahaan, yaitu pembayaran antara dua perusahaan milik kelompok yang sama.
Pembayaran Repa memiliki referensi e-Pembayaran terkait.
CORT maksudnya : Pembayaran dilakukan dalam penyelesaian perdagangan, misalnya, transaksi valuta asing, transaksi surat berharga.
HOLD maksudnya : pelanggan Penerima / penuntut akan memanggil; membayar pada identifikasi.
CHQB maksudnya : Bayar penerima pelanggan hanya dengan cek. Nomor baris rekening opsional di Field 59 tidak boleh digunakan.
PHOB maksudnya : Mohon saran / penerima menghubungi / penuntut melalui telepon.
TELB maksudnya : Silahkan saran / kontak penerima / penuntut dengan cara yang paling efisien telekomunikasi. Phon Harap akun dengan instansi melalui telepon.
TELE maksudnya : Harap akun dengan institusi dengan cara yang paling efisien telekomunikasi.
PHOI maksudnya : Harap lembaga intermediasi melalui telepon. Teli Harap lembaga intermediasi dengan cara yang paling efisien telekomunikasi.

Senin, 30 Januari 2017

Apa Arti dan Makna Trawangan

1. TERAWANGAN I

Sirr rasa cahyaning rasa ,mut maya tejaning maya di baca 300x ba’da shalat fardhu

 

2. TERAWANGAN II

Yaa hayuu, Yaa Qoyuum   …3x Fashala robbuna ala muhammad

Fashala ala nuuril qirom Fashala ala badri taman dibaca 7x tahan nafas

 

3. TERAWANGAN III

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Ya Allah Ya Waliyullah

sipat  langgeng aji luhi kamaseha sarining gampang, sacipta polah kaula ningali…. (sebutkan apa yang mau di lihat) (gampang….3X.)

 

4. TERAWANGAN IV

Inna quwwatih quwatah kun fayakun yaa ghoib yaa bathin

dibaca 11x tahan nafas, sambil mujasmedi dibaca sebanyak banyaknya

 

5. NGARAGA SUKMA

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Ya Allah Ya Waliyullah

sipat langgeng aji luhi kamaseha sarining gampang, sacipta polah kaula kaluarna sukma tina raga (gampang…3X)

Ilmu itu pasti Hak alloh itu nyata
belajar lah dengan sungguh-sungguh niscaya akan berhasil
Ilmu tanpa agama ibarat jalan tanpa mata
kuasailah ilmu dengan niat kebajikan supaya syariat yang dijalani termasuk kedalam amal kebaikan
karna sesungguhnya agamalah ilmu yang paling sempurna

Jumat, 11 Desember 2015

BUKTI KEBERADAAN SULAIMAN DI INDONESIA


“Dan Kami tundukkan angin bagi Sulaiman, yang perjalanan (angin) di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanan (Angin) di waktu sore sama dengan sebulan…”
(Q.S. Saba : 12/ 3412)
Dari keterangan ayat tersebut di atas (Q.S. Saba : 12) bahwa Nabi Sulaiman a.s. hidup di negeri yang perjalanan angin di waktu pagi sama dengan perjalanan selama satu bulan begitupun dengan perjalanan angin di waktu sore harinya, inilah yang kita kenal dengan Angin Muson yang terjadi di Indonesia, yaitu angin muson barat dan angin muson timur.

AnginMuson (Monsun)
Angin muson adalah angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan yang lain polanya akan berlawanan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. Umumnya pada setengah tahun pertama bertiup angin darat yang kering dan setengah tahun berikutnya bertiup angin laut yang basah. Pada bulan Oktober – April, matahari berada pada belahan langit Selatan, sehingga benua Australia lebih banyak memperoleh pemanasan matahari dari benua Asia. Akibatnya di Australia terdapat pusat tekanan udara rendah (depresi) sedangkan di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi (kompresi). Keadaan ini menyebabkan arus angin dari benua Asia ke benua Australia. Di Indonesia angin ini merupakan angin musim Timur Laut di belahan bumi Utara dan angin musim Barat di belahan bumi Selatan. Oleh karena angin ini melewati Samudra Pasifik dan Samudra Hindia maka banyak membawa uap air, sehingga pada umumnya di Indonesia terjadi musim penghujan.

Angin Muson bisa terjadi apabila suatu Negara berada diantara 2 (dua) kontinen/benua. Indonesia sendiri berada di antara dua benua,yaitu benua Asia dan Australia selain itu juga Indonesia berada di antara 2 (dua) samudera, yaitu samudera Pasifik dan samudera Atlantik.
Nama Sulaiman sendiri merupakan nama khas dari orang Jawa dan merupakan satu-satunya nabi dan Rasul (yang wajib diketahui) yang memiliki nama khas ini, yaitu perpaduan antara kata-kata Su-lai-man, sama halnya dengan nama-nama seperti Sudirman, Sukirman, Sutarman dll.

Selain itu kita sampai saat ini masih terdapat sebuah tempat/kota di Jogjakarta dengan nama Sulaiman yaitu Sleman, di daerah ini terdapat banyak sekali peninggalan dari masa lampau yang penuh misteri, diantaranya bangunan Borobudur, Prambanan, Situs Ratu Boko dll.
Dari beberapa sumber sejarah, Bangunan/candi Borobudur dibangun oleh Dinasti Sailendra, namun itupun hanya sebatas perkiraan, karena tidak ada bukti autentik yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Daoed Joesoef (mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) dalam bukunya “BOROBUDUR” pada halaman 43, menjelaskan makna dari kata Sailendra berasal dari kata Saila indra yang artinya Raja Gunung. Ini bisa difahami dalam beberapa kisah/legenda di tanah Jawa khususnya di Trowulan (ibukota Majapahit), bahwa Sailendra ini mampu menaklukkan gunung dan sanggup memutarnya saat melawan seorang raksasa.

Dalam sejarah Islam sendiri, kita mengenal satu-satunya nabi yang memiliki mu’jizat sanggup menaklukkan gunung adalah Nabi Daud a.s. dan dalam kisahpun Nabi Daud a.s. pernah mengalahkan seorang raksasa bernama Jalut. Dialah ayah dari Nabi Sulaiman a.s.

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud” dan kami telah melunakkan besi untuknya.
(Q.S. Saba ; 10/ 3410)
Atau dari beberapa sumber, makna Sailendra inipun berasal dari kata Salin Indra yang artinya bisa menguasai/berganti-ganti alam, yaitu alam manusia , alam ghaib (jin/setan dll) dan alam binatang.
Satu-satunya Nabi yang menguasai alam-alam ini, sehingga mampu berkomunikasi bahkan menguasainya adalah Nabi Sulaiman a.s.

“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud dan dia berkata; ‘Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya semua itu benar-benar suatu karunia yang nyata”
(Q.S. An Naml : 16/ 2716)


“Dan dikumpulkan bagi Sulaiman tentaranya dari Jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib”
(Q.S. An Naml : 17/2717)


“Dan Kami tundukkan angin bagi Sulaiman, yang perjalanan (angin) di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanan (Angin) di waktu sore sama dengan sebulan dan kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di bawah kekuasaannya dengan izin Tuhannya………..”

(Q.S. Saba : 12/ 3412)

UGA SILIWANGI ( Sunda )

Carita Pantun Ngahiangna Pajajaran

Pun, sapun kula jurungkeun
Mukakeun turub mandepun
Nyampeur nu dihandeuleumkeun
Teundeun poho nu baréto
Nu mangkuk di saung butut
Ukireun dina lalangit
Tataheun di jero iga!


Saur Prabu Siliwangi ka balad Pajajaran anu milu mundur dina sateuacana ngahiang : “Lalakon urang ngan nepi ka poé ieu, najan dia kabéhan ka ngaing pada satia! Tapi ngaing henteu meunang mawa dia pipilueun, ngilu hirup jadi balangsak, ngilu rudin bari lapar. Dia mudu marilih, pikeun hirup ka hareupna, supaya engké jagana, jembar senang sugih mukti, bisa ngadegkeun deui Pajajaran! Lain Pajajaran nu kiwari, tapi Pajajaran anu anyar, nu ngadegna digeuingkeun ku obah jaman! Pilih! ngaing moal ngahalang-halang. Sabab pikeun ngaing, hanteu pantes jadi Raja, anu somah sakabéhna, lapar baé jeung balangsak.”


Daréngékeun! Nu dék tetep ngilu jeung ngaing, geura misah ka beulah kidul! Anu hayang balik deui ka dayeuh nu ditinggalkeun, geura misah ka beulah kalér! Anu dék kumawula ka nu keur jaya, geura misah ka beulah wétan! Anu moal milu ka saha-saha, geura misah ka beulah kulon!

Daréngékeun! Dia nu di beulah wétan, masing nyaraho: Kajayaan milu jeung dia! Nya turunan dia nu engkéna bakal maréntah ka dulur jeung ka batur. Tapi masing nyaraho, arinyana bakal kamalinaan. Engkéna bakal aya babalesna. Jig geura narindak!

Dia nu di beulah kulon! Papay ku dia lacak Ki Santang! Sabab engkéna, turunan dia jadi panggeuing ka dulur jeung ka batur. Ka batur urut salembur, ka dulur anu nyorang saayunan ka sakabéh nu rancagé di haténa. Engké jaga, mun tengah peuting, ti gunung Halimun kadéngé sora tutunggulan, tah éta tandana; saturunan dia disambat ku nu dék kawin di Lebak Cawéné. Ulah sina talangké, sabab talaga bakal bedah! Jig geura narindak! Tapi ulah ngalieuk ka tukang!

Dia nu marisah ka beulah kalér, daréngékeun! Dayeuh ku dia moal kasampak. Nu ka sampak ngan ukur tegal baladaheun. Turunan dia, lolobana bakal jadi somah. Mun aya nu jadi pangkat, tapi moal boga kakawasaan. Arinyana engké jaga, bakal ka seundeuhan batur. Loba batur ti nu anggang, tapi batur anu nyusahkeun. Sing waspada!

Sakabéh turunan dia ku ngaing bakal dilanglang. Tapi, ngan di waktu anu perelu. Ngaing bakal datang deui, nulungan nu barutuh, mantuan anu sarusah, tapi ngan nu hadé laku-lampahna. Mun ngaing datang moal kadeuleu; mun ngaing nyarita moal kadéngé. Mémang ngaing bakal datang. Tapi ngan ka nu rancagé haténa, ka nu weruh di semu anu saéstu, anu ngarti kana wangi anu sajati jeung nu surti lantip pikirna, nu hadé laku lampahna. Mun ngaing datang; teu ngarupa teu nyawara, tapi méré céré ku wawangi. Ti mimiti poé ieu, Pajajaran leungit ti alam hirup. Leungit dayeuhna, leungit nagarana. Pajajaran moal ninggalkeun tapak, jaba ti ngaran pikeun nu mapay. Sabab bukti anu kari, bakal réa nu malungkir! Tapi engké jaga bakal aya nu nyoba-nyoba, supaya anu laleungit kapanggih deui. Nya bisa, ngan mapayna kudu maké amparan. Tapi anu marapayna loba nu arieu-aing pang pinterna. Mudu arédan heula.

Engké bakal réa nu kapanggih, sabagian-sabagian. Sabab kaburu dilarang ku nu disebut Raja Panyelang! Aya nu wani ngoréhan terus terus, teu ngahiding ka panglarang; ngoréhan bari ngalawan, ngalawan sabari seuri. Nyaéta budak angon; imahna di birit leuwi, pantona batu satangtungeun, kahieuman ku handeuleum, karimbunan ku hanjuang. Ari ngangonna? Lain kebo lain embé, lain méong lain banténg, tapi kalakay jeung tutunggul. Inyana jongjon ngorehan, ngumpulkeun anu kapanggih. Sabagian disumputkeun, sabab acan wayah ngalalakonkeun. Engke mun geus wayah jeung mangsana, baris loba nu kabuka jeung raréang ménta dilalakonkeun. Tapi, mudu ngalaman loba lalakon, anggeus nyorang: undur jaman datang jaman, saban jaman mawa lalakon. Lilana saban jaman, sarua jeung waktuna nyukma, ngusumah jeung nitis, laju nitis dipinda sukma.

Daréngékeun! Nu kiwari ngamusuhan urang, jaradi rajana ngan bakal nepi mangsa: tanah bugel sisi Cibantaeun dijieun kandang kebo dongkol. Tah di dinya, sanagara bakal jadi sampalan, sampalan kebo barulé, nu diangon ku jalma jangkung nu tutunjuk di alun-alun. Ti harita, raja-raja dibelenggu. Kebo bulé nyekel bubuntut, turunan urang narik waluku, ngan narikna henteu karasa, sabab murah jaman seubeuh hakan.

Ti dinya, waluku ditumpakan kunyuk; laju turunan urang aya nu lilir, tapi lilirna cara nu kara hudang tina ngimpi. Ti nu laleungit, tambah loba nu manggihna. Tapi loba nu pahili, aya kabawa nu lain mudu diala! Turunan urang loba nu hanteu engeuh, yén jaman ganti lalakon ! Ti dinya gehger sanagara. Panto nutup di buburak ku nu ngaranteur pamuka jalan; tapi jalan nu pasingsal!

Nu tutunjuk nyumput jauh; alun-alun jadi suwung, kebo bulé kalalabur; laju sampalan nu diranjah monyét! Turunan urang ngareunah seuri, tapi seuri teu anggeus, sabab kaburu: warung béak ku monyét, sawah béak ku monyét, leuit béak ku monyét, kebon béak ku monyét, sawah béak ku monyét, cawéné rareuneuh ku monyét. Sagala-gala diranjah ku monyét. Turunan urang sieun ku nu niru-niru monyét. Panarat dicekel ku monyet bari diuk dina bubuntut. Walukuna ditarik ku turunan urang keneh. Loba nu paraeh kalaparan. ti dinya, turunan urang ngarep-ngarep pelak jagong, sabari nyanyahoanan maresék caturangga. Hanteu arengeuh, yén jaman geus ganti deui lalakon.

Laju hawar-hawar, ti tungtung sagara kalér ngaguruh ngagulugur, galudra megarkeun endog. Génjlong saamparan jagat! Ari di urang ? Ramé ku nu mangpring. Pangpring sabuluh-buluh gading. Monyét ngumpul ting rumpuyuk. Laju ngamuk turunan urang; ngamukna teu jeung aturan. loba nu paraéh teu boga dosa. Puguh musuh, dijieun batur; puguh batur disebut musuh. Ngadak-ngadak loba nu pangkat nu maréntah cara nu édan, nu bingung tambah baringung; barudak satepak jaradi bapa. nu ngaramuk tambah rosa; ngamukna teu ngilik bulu. Nu barodas dibuburak, nu harideung disieuh-sieuh. Mani sahéng buana urang, sabab nu ngaramuk, henteu beda tina tawon, dipaléngpéng keuna sayangna. Sanusa dijieun jagal. Tapi, kaburu aya nu nyapih; nu nyapihna urang sabrang.

Laju ngadeg deui raja, asalna jalma biasa. Tapi mémang titisan raja. Titisan raja baheula jeung biangna hiji putri pulo Dewata. da puguh titisan raja; raja anyar hésé apes ku rogahala! Ti harita, ganti deui jaman. Ganti jaman ganti lakon! Iraha? Hanteu lila, anggeus témbong bulan ti beurang, disusul kaliwatan ku béntang caang ngagenclang. Di urut nagara urang, ngadeg deui karajaan. Karajaan di jeroeun karajaan jeung rajana lain teureuh Pajajaran.

Laju aya deui raja, tapi raja, raja buta nu ngadegkeun lawang teu beunang dibuka, nangtungkeun panto teu beunang ditutup; nyieun pancuran di tengah jalan, miara heulang dina caringin, da raja buta! Lain buta duruwiksa, tapi buta henteu neuleu, buaya eujeung ajag, ucing garong eujeung monyét ngarowotan somah nu susah. Sakalina aya nu wani ngageuing; nu diporog mah lain satona, tapi jelema anu ngélingan. Mingkin hareup mingkin hareup, loba buta nu baruta, naritah deui nyembah berhala. Laju bubuntut salah nu ngatur, panarat pabeulit dina cacadan; da nu ngawalukuna lain jalma tukang tani. Nya karuhan: taraté hépé sawaréh, kembang kapas hapa buahna; buah paré loba nu teu asup kana aseupan……………………….. Da bonganan, nu ngebonna tukang barohong; nu tanina ngan wungkul jangji; nu palinter loba teuing, ngan pinterna kabalinger.

Ti dinya datang budak janggotan. Datangna sajamang hideung bari nyorén kanéron butut, ngageuingkeun nu keur sasar, ngélingan nu keur paroho. Tapi henteu diwararo! Da pinterna kabalinger, hayang meunang sorangan. Arinyana teu areungeuh, langit anggeus semu beureum, haseup ngebul tina pirunan. Boro-boro dék ngawaro, malah budak nu janggotan, ku arinyana ditéwak diasupkeun ka pangbérokan. Laju arinyana ngawut-ngawut dapur batur, majarkeun néangan musuh; padahal arinyana nyiar-nyiar pimusuheun.

Sing waspada! Sabab engké arinyana, bakal nyaram Pajajaran didongéngkeun. Sabab sarieuneun kanyahoan, saenyana arinyana anu jadi gara-gara sagala jadi dangdarat. Buta-buta nu baruta; mingkin hareup mingkin bedegong, ngaleuwihan kebo bulé. Arinyana teu nyaraho, jaman manusa dikawasaan ku sato!

Jayana buta-buta, hanteu pati lila; tapi, bongan kacarida teuing nyangsara ka somah anu pada ngarep-ngarep caringin reuntas di alun-alun. Buta bakal jaradi wadal, wadal pamolahna sorangan. Iraha mangsana? Engké, mun geus témbong budak angon! Ti dinya loba nu ribut, ti dapur laju salembur, ti lembur jadi sanagara! Nu barodo jaradi gélo marantuan nu garelut, dikokolotan ku budak buncireung! Matakna garelut? Marebutkeun warisan. Nu hawek hayang loba; nu boga hak marénta bagianana. Ngan nu aréling caricing. Arinyana mah ngalalajoan. Tapi kabarérang.

Nu garelut laju rareureuh; laju kakara arengeuh; kabéh gé taya nu meunang bagian. Sabab warisan sakabéh béak, béakna ku nu nyarekel gadéan. Buta-buta laju nyarusup, nu garelut jadi kareueung, sarieuneun ditempuhkeun leungitna nagara. Laju naréangan budak angon, nu saungna di birit leuwi nu pantona batu satangtung, nu dihateup ku handeuleum ditihangan ku hanjuang. Naréanganana budak tumbal. sejana dék marénta tumbal. Tapi, budak angon enggeus euweuh, geus narindak babarengan jeung budak anu janggotan; geus mariang pindah ngababakan, parindah ka Lebak Cawéné!

Nu kasampak ngan kari gagak, keur ngelak dina tutunggul. Daréngékeun! Jaman bakal ganti deui. tapi engké, lamun Gunung Gedé anggeus bitu, disusul ku tujuh gunung. Génjlong deui sajajagat. Urang Sunda disarambat; urang Sunda ngahampura. Hadé deui sakabéhanana. Sanagara sahiji deui. Nusa Jaya, jaya deui; sabab ngadeg ratu adil; ratu adil nu sajati.

Tapi ratu saha? Ti mana asalna éta ratu? Engké ogé dia nyaraho. Ayeuna mah, siar ku dia éta budak angon!

Jig geura narindak! Tapi, ulah ngalieuk ka tukang!

Draf surat kontrak Sewa Dump Truck

Berikut Draft Surat Penawaran :

No : 78/ RTL/ DT/ mcym/ UU12/ 2015
Perihal : Surat Penawaran

Kepada Yth :
Bapak/ Ibu … …
di Jakarta.

Dengan ini kami atas nama PT. Pondasi Utama Sejahtera menawarkan armada Dump Truck tahun 2013 up, merek Hino sebanyak 60 Unit dengan sistem sebagai berikut ini ;

1. Armada yang kita sewa kan bermerek Hino lohan tahun 2013 up
2. Banyak armada 100 Unit.
3. Sistem Pembayaran Dp 2 bulan di depan.
4. Harga Rp. 37 juta perbulan Khusus di Pulau Jawa
5. Harga Rp. 39 juta Perbulan untuk di luar Pulau Jawa
6. Mob to Mob nya ditanggung Penyewa
7. Maintenance, sopir, BBN dll. ditanggung Penyewa

Demikian surat Penawaran ini kami sampaikan dengan sebenar-benarnya untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.

Atas perhatian dan kerjasamanya dengan Perusahan bapak kami ucapkan semoga terjalin hubungan dengan baik dan saya ucapakan terima kasih.















Pada hari ini ....tanggal ........bulan November tahun dua ribu delapan ( ...-...-2008) telah dilaksanakan kesepakatan oleh para pihak antara lain :
1. N a m a                               : ADE ERIS
Alamat                                   :
No. KTP                                 :
Fax, E-mail                            : -
Perusahaan                             : PT. MCYM BOGASARANA
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan sebagai pemilik dump truck.
Dan selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
2. N a m a                               :
Alamat                                   :
No. KTP                                 :
Fax, E-mail                            :
Perusahaan                             :
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT XXX sebagai penyewa dump truck.
Dan selanjutnya disebut sebagai pihak kedua.

Pihak pertama dengan ini menerangkan terlebih dahulu, bahwa pihak pertama menyerahkan dan menyewakan kepada pihak kedua antara lain dump truck 10 ban 60 ( enam puluh) unit merk Hino, dll tahun pembuatan 2013 Up dengan perincian terlampir, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari perjanjian ini untuk dioperasikan membawa material Batu semen di daerah Bayah Banten.
Berhubungan dengan Hal-hal tersebut para pihak telah saling setuju dan sepakat untuk mengaturnya dalam suatu perjanjian dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.

PASAL 1

PENGGUNAAN/ PEMAKAIAN
1. Dump truck hanya boleh dipergunakan oleh PIHAK KEDUA untuk hal-hal yang tidak bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
2. Dump truck tersebut dipergunakan untuk hal-hal lain sebagaimana diatur dalam ayat ( 1) dari pasal ini, maka akibat hukum yang timbul atas penyalahgunaan peruntukan mobil sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak kedua dan oleh karenanya pihak kedua membebaskan pihak pertama dari segala tuntutan maupun gugatan dari pihak manapun juga sebagai akibat dari penyalahgunaan tersebut.

PASAL 2
PERIODE SEWA
Sesuai dengan ketentuan dicantumkan didalam perjanjian ini periode sewa akan berlaku untuk jangka waktu 1 ( satu ) tahun berlaku rool over 4 ( lEmpat) tahun dan akan dievaluasi setiap 3 bulan terhitung sejak ditanda tangani perjanjian ini.

PASAL 3
HARGA SEWA
1. Biaya sewa menyewa dihitung dengan system bulanan :
a. Dump truck :
• Jumlah armada yang disewakan 60 unit merk Hino, tahun 2013 up.
• Harga Rp .................per bulan Per unit.
• Jadi harga Rp ..... x 60 unit = Rp........... / bulan
2. Pihak Kedua menanggung Maintenence Spare Part kendaraan sampai harga Rp.1.000.000, -
3. Kerusakan diatas Rp.1.000.000, - ditanggung kedua belah pihak ( 50% -50% )

PASAL 4
PIHAK KEDUA
Akan membayar sewa menyewa MOBIL dengan ketentuan sebagai berikut :
1. DP 1 ( satu) bulan dikeluarkan setelah surve armada di Pool dump truck.
2. Sisanya yang 1 ( satu) bulan akan dibayarkan dengan jaminan ( Cek kontan/ BG) setelah dump truck sampai dilokasi penambangan Jambi Sumatera. Pembayaran bulan ketiga dengan jaminan SKBDN atau Cek mundur diterimakan 1 ( satu) minggu sebelum jatuh tempo bulan ketiga, Setiap bulan pihak kedua membayar uang sewa kepada pihak pertama melalui transfer rekening/ tunai.
3. Apabila pihak kedua tidak dapat memenuhi kewajiban semua sesuai perjanjian, maka pihak pertama akan menarik semua mobilnya dari lokasi pihak kedua.

PASAL 5
KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA
1. Pihak pertama berkewajiban mempersiapkan mobil.dalam kedaan ban baru, layak dan siap pakai.
2. Pihak pertama bekewajiban menyediakan dump truck sesuai dengan permintaan pihak kedua.
3. Pihak pertama bertanggung jawab atas surat – surat kendaran ( STNK, KIR ) serta Surat ijin Usaha Kendaraan.
4. Menyerahkan Surat Tanda Kendaraan Bermotor ( STNK) dan ( KIR) untuk tiap unit-unit dump truck.
5. Apabila terjadi kerusakan pada dump truck yang memerlukan perbaikan, maka pihak pertama harus menyediakan mobil pengganti sampai perbaikan selesai.
6. Mentaati surat panggilan yang menyatakan bertanggung jawab penuh atas seluruh tuntutan unit-unit mobil yang disewakan, apabilah terjadi klaim dari pemilik atau penarikan dari perusaan leasing bagi kendaraan yang bersetatus leasing.
7. Melampirkan data dan daftar kendaraan yang disewakan.

PASAL 6
KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
Hak milik mobil tetap berada pada pihak pertama dan oleh karena itu selain mobil tersebut masih status disewakan maka berlaku :
1. Memenuhi kewajiban pembayaran sewa dan kewajiban lainnya kepada pihak pertama dengan tepat dan lancar.
2. Akomudasi ( Tempat tinggal, Upah, ritrase, serta makan harian para pengemudi) adalah tanggung jawab pihak kedua dan besarnya upah tersebut diatas harus sesuai peraturan yang ada.
3. Pihak kedua tidak diperbolehkan merubah :
• Perincian yang telah tercatat dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK )
• Tujuan / maksud utama penggunaan mobil.
• Bentuk asal atau menambahkan / menghilangkan perlengkapan asli mobil.
4. Pihak kedua menyediakan lahan pool dan lahan workshop untuk melakukan pemeliharaan dan peralatan mobil. Dilokasi baik ditempat muat dan ditempat bongkar, pengganti ban, BBM serta keamanan.
5. Pihak kedua menjamin bahwa armada hanya dipergunakan untuk poyek yang telah disepakati didalam perjanjian ini.
6. Pihak kedua menjamin keamanan mobil, mulai dari lokasi muat sampai lokasi bongkar, bahwa segala resiko yang timbul atas pengoprasian mobil menjadi tanggung jawab pihak pertama.
7. Pihak kedua akan memberitahukan kepada pihak pertama apabila terjadi pergantian / memindah nama atau alamat.

PASAL 7
PENGAKHIRAN & PERPANJANGAN PERJANJIAN
1. Para pihak memiliki hak baik untuk mengakhiri dan perpanjangan Perjanjian Sewa Mobil ini dengan menyampaikan permohonan tertulis paling lambat 7 ( tujuh) hari sebelum berakhirnya masa berlakunya perjanjian ini.
2. Pada tanggal berakhirnya pejanjian ini pihak kedua wajib menyerahkan dan mengembalikan mobil kepada pihak pertama pada tempat dimana mobil tersebut diserahkan termasuk semua biaya yang dikeluarkan.
3. Apabila terjadi keterlambatan pembayaran terhitung 1 ( satu) minggu dari tanggal jatuh tempo, maka pihak pertama berhak menarik kendaraannya dan pihak kedua berkewajiban mengembalikan ketempat semula diserahkan dalam keadaan baik / lengkap termasuk semua biaya-biaya yang timbul karenanya.
4. Bila terjadi penghentian kerja sebelum berakhir masa kontrak, maka pihak kedua akan dikenakan sangsi berupa pembayaran sebesar nilai kontrak 1 ( satu ) bulan kepada pihak pertama dan pihak kedua berkewajiban mengembalikan ketempat semula diserahkan dalam keadaan baik / lengkap termasuk semua biaya-biaya yang timbul karenanya.

PASAL 8
PENYELESAIAN SENGKETA
Para pihak sepakat bahwa setiap sengketa yang terjadi karena atau dalam kaitannya dengan perjanjian ini akan diselesaikan dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat.

PASAL 9
KETENTUAN LAINYA
Perubahan kontrak :
1. Setiap syarat dan ketentuan yang belum diatur dalam perjanjian ini akan dibicarakan, dinegoisasikan dan ditambah berdasarkan kesepakatan bersama antar para pihak.
2. Semua Addeum dan perjanjian ini akan berlaku kecuali dilakukan secara tertulis dan ditanda tangani oleh para pihak dan atau wakil yang ditunjuk dari para pihak dan dianggap merupakan satu kesatuan yang tidak dipisahkan dan merupakan bagian dari perjanjian ini.

PASAL 10
FORCE MAJEUR
1. Dalam hal force majeur , maka kedua belah pihak dibebaskan dari segala tuntutan / Klaim.
2. Apabila terjadi kecelakan karena berbagai sebab selain keadaan-keadaan force mejeur, maka para pihak bertanggung jawab atas segala akibat yang terjadi termasuk perbaikan atas segala kerusakan yang dialami mobil.
3. Yang dimaksud dengan force majeur adalah : Topan, Angin rebut, Banjir, Perang, Wabah penyakit, Longsor dan Lain-lain diluar kekuatan manusiawi / Act of God, termasuk perturan pemerintah mengenahi keadaan darurat Negara.

PASAL 11
ADDEDUM
Hal – hal yang belum diatur dalam perjanjian ini apabila diperlukan, maka akan dibuat pasal tambahan / addendum sesuai dengan kesepakatan bersama.

PASAL 12
DOMISILI HUKUM
Mengenai perjanjian ini dan pelaksanaannya para pihak memilih kedudukan hukum yang umum dan tetap di kantor Panitera Pengadilan Negeri lainnya dan atau kepada suatu Pengadilan di Republik Indonesia.

Demikian para pihak dengan ini telah menanda tangani Surat Perjanjian rangkap 2 ( dua ) pada hari dan tanggal sebagaimana disebut di atas, dan selanjutnya para pihak akan mendapatkan 1 ( satu) naskah asli dari perjanjian ini.

Ditandatangi di : Jakarta
Tanggal : ... November 2015.

PIHAK KEDUA                                                                                                                    PIHAK PERTAMA

.................                                                                                                                              ADE ERIS

SAKSI-SAKSI :

1. … … … … … … … … .. … … … … … . 1. … … … … … … … … .. … … … … … .

2. … … … … … … … … .. … … … … … . 2. … … … … … … … … .. … … … … …

Minggu, 06 Desember 2015

Cara Mudah Mengatasi Shutting Down Lama Pada Laptop Atau PC


Pernahkah Anda mengalami masalah dengan shutting down laptop atau komputer PC Anda? Beberapa orang mengeluhkan masalah terkait hal ini dan rata – rata menyebutkan masalah yang sama, yakni proses shutting down yang lama. Bahkan ada yang mengeluhkan laptopnya pernah memakan waktu hingga dua jam lebih hanya untuk proses shutting down. Yap masalah ini memang bisa saja terjadi pada laptop apa saja dari vendor mana saja, terlebih jika laptop atau PC yang sudah lumayan tua.
Masalah lamanya shutting down ini tentu saja dapat membuat Anda sedikit frustasi. Apalagi jika Anda dalam keadaan buru – buru, mendapati hal seperti ini bisa saja membuat Anda panik. Namun sebenarnya apa sih yang menyebabkan proses shutting down yang lama pada laptop atau PC? Pada kesempatan kali ini kami kan sedikit mengulas mengenai masalah ini. Berikut beberapa hal yang patut Anda curigai ketika laptop Anda lama Shutting downnya, sekaligus langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasinya.

Ilustrasi : Komputer Lemot
Penyebab dan cara mengatasi shutting down yang lama
# Terlalu Banyak Temporary File

Perlu Anda ketahui temporary file ini semacam file sampah yang belum 100% hilang dari laptop atau PC Anda. Misalnya file yang Anda buat atau Anda buka dalam suatu program atau aplikasi namun tidak Anda simpan. Contohnya setelah membuat data atau dokumen dengan microsoft office dan tidak menyimpannya. Hal ini akan meninggalkan sampah pada komputer Anda.
Lantas apa solusinya? Untuk masalah pertama ini solusinya cukup mudah. Anda bisa menggunakan aplikasi CC Cleaner atau Baidu PC Faster untuk membersihkan temporary file setiap kali akan men-shutting down laptop atau komputer. Aplikasi ini dapat membantu mempercepat proses shutting down yang lama hingga beberapa menit. Lumayan bukan?
# Adanya Aplikasi yang tidak cocok

Perlu Anda pahami tidak semua aplikasi cocok untuk setiap jenis laptop atau PC. Untuk itu ingatlah kembali kapan laptop Anda mengalami masalah shutting down ini, apakah setelah Anda menginstall suatu aplikasi baru? Jika ya, mungkin itulah penyebabnya.

Untuk penyebab yang kedua ini, solusinya Anda cukup menguninstall aplikasi tersebut. Banyak sumber mengatakan hal demikian dan masalah seketika kelar setelah mereka menguninstall program yang dicurigai tidak cocok untuk laptop atau PC mereka